Gejala Penyakit Campak

Gejala Penyakit CampakPenyakit campak merupakan penyakit virus yang sangat menular dan sering ditemukan. Masa inkubasi diikuti dengan gejala prodromal berupa demam, pilek, konjungtivis, dan batuk. Dapat ditemukan pembesaran kelenjar getah bening generalisata, serta bercak Gejala penyakit campak koplik berupa bintik-bintikputih  dengan dasar merah terang yang tampak pada mukosa bukal pada pipi. Setelah 3 atau 4 hari, ruam kemerahan timbul dan menyebar daru kepala dan leher kea rah bawah meliputi seluruh tubuh. Lesi yang lebih awal , lebih banyak jumlahnya dan kemudian menjadi menyatu dan bergabung. Ruam akan mulai menghilang pada hari ke tiga dan keadaan umum anak membaik secara bertahap.

Gejala Penyakit Campak

Gejala Penyakit Campak

Penyakit Campak

Komplikasi yang sering timbul adalah komplikasi pernapasan teritama bronkopneumonia dan otitis media. Ensefalitis terjadi pada sekitar dari 5000 anak yang menderita campak. Gejala penyakit campak ensefalitis dapat berupa  sakit kepala., mengantuk dan muntah. Kejang dan koma mulai timbul pada hari ke-7 sampai pada hari ke-10 setelah awitan penyakit. Perjalanan penyakit ensefalitis sulit diduga biasanya sekitar 15% dari kasus yang akan meninggal dan 25 persen lainnya akan menderita kerusakan otak yang berakibat retardasi mental, kejang, ketulian,  atau gangguan tingkah laku.

Gejala penyakit campak mungkin berhbungan dengan gangguan mekanisme system imun, terutama limfopenia. Adanya defek  respon imun mungkin juga merupakan dasar terjadinya kompplikasi lambat yang jarang timbul yaitu subacute slerosing panencephalitis (SSPE). SSPE timbul 4 sampai 0 tahun setelqah menderita campak dan ditandai dengan perburukan yang progresif lambat. Ditemukan kadar antibody campak yang sangat tinggi dalam darah serta cairan serebrospinal. Antigen virus campak telah ditemukan pula pada jaringan otak.

Di Negara yangs edang berkembang,  gejala penyakit campak menimbulkan morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Di Negara-negara tersebut, campak menyerang anak-anak yang lebih muda, dibandingkan dengan yang terjadi di UK (usia median di Nigeria 17 bulan, sedangkan di Inggris dan Wales 52 bulan). Pada anak yang menderita malnutrisi dapat timbul campak berat dengan ruam konfluen yang berubah warna menjadi merah tua atau ungu ,dan kemudian mengelupas. Keadaan ini akan diikuti dengan dipigmentasi  dari kulit yang berlangsung selama beberapa minggu dan dapat timbul piodermi. Bibir yang pecah=pecah dan terasa pedih umumnya dijumpai pada fase akut penyakit dan dapat menyebabkan cancrum oris yang akan selalu mengganggu pemberian air susu ibu. Diare sering dijumpai  pada fase akut penyakit dan dapat mungkin menetap untuk waktu yang lama, serta memperburuk keadaan malnutirisi yang sudah ada, Angka kematian, campak berhubungan langsung dengan konidis social ekonomi, dan ada kolerasi yang erat dengan distribusi terjadinya kwashiorkor. Pada anak-anak kecil yang rentan, campak itu sendiri dapat menurunkan berat badan.

Penularan Penyakit Campak

Cara penularan dari gejala campak adalah :

  1. Gejala campak biasanya akan ditularkan disaat seseorang sedang mengisap virus campak yang sudah dikeluarkan lewat batuk atau juga lewat bersin di dalam udara oleh orang yang terkena infeksi penyakit. Campak adalah salah satu jenis infeksi pada manusia yang biasnaya paling mudah untuk bisa ditularkan. Dan ada di dalam kamar mandi yang sama dengan orang yang terkena infeksi campak juga bisa beresiko besar mengakibatkan seseorang mengalami gejala campak.
  2. Penderita gejala campak biasanya bisa menularkan penyakit campak dari awal sebelum penyakit atau gejala campak muncul sampai kemudian 4 hari setelah munculnya ruam. Waktu dari terjadinya eksposur sampai menderita sakit biasanya adalah selama 10 hari. Dan ruam yang muncul biasanya terjadi paling tidak selama 14 hari setelah masa eksposur.

Diagnosis gejala campak adalah :

  1. Penyakit campak biasanya dicurigai oleh seseorang yang kondisi tubuhnya kurang sehat, dan biasanya mengalami batuk, hidungnya sedang flu atau pilek atau juga mengalami penyakit mata dan disertai dengan adanya ruam.
  2. Kapan saja penyakit campak dicurigai, maka tes darah dan juga sampel yang berasal dari hidung atau juga tenggorok serta air seni yang harus diambil untuk bisa mengonfirmasikan atau menegakkan diagnosis. Konfirmasi ini didiagnosis sangat penting karena bisa menentukan tindak lanjut dari kesehatan secara umum dan juga secara segera untuk orang lain yang bisa menghadapi suatu resiko untuk menderita penyakit campak.

Obat campak yang digunakan adalah:

  1. Obat untuk menurunkan demam
    Obat ini bisa membantu meredakan atau menurunkan demam dan bisa juga digunakan sebagai obat untuk meunurunkan panas yang saat ini banyak dijual di toko obat aatu apotek. Misalnya adalah jenis obat acetaminophen, ibuprofen, atau juga naproxen, sebaiknya jangan diberikan aspirin untuk anak-anak. Hal ini akan beresiko besar mengalami sindrom Reye. Penyakit yang biasanya jarang namun bisa berpotensi sangat fatal.
  2. Antibiotik
    Jika terjadi akibat infeksi bakteri misalnya adalah penyakit pneumonia atau sakit telinga, sebagai salah satu bentuk dari komplikasi penyakit campak maka biasanya dokter akan memberikan obat antibiotik. Jika tidak ada suatu infeksi yang terjadi atau infeksi sekunder maka pemberian obat antibiotik tidak dibutuhkan.
  3. Vitamin A
    Biasanya kadar vitamin A yang rendah pada seseorang bisa memunculkan resiko menderita penyakit campak dengan kasus yang lebih parah. Dan selain itu juga memberikan vitamin A yang bisa membantu menurunkan keparahan dari penyakit campak dan juga mempercepat proses pemelihan.

Gejala Penyakit Campak


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Penyakit Campak dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Gejala Campak and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *