Gejala Campak Jerman

Gejala Campak Jerman – Infeksi akibat virus yang tidak berbahaya bagi anak-anak, tetapi berbahaya bagi orang dewasa. Sehingga, lebih aman jika terkena penyakit ini pada masa kanak-kanak. Rubela dapat dicegah dengan imunisasi.

Campak Jerman

Gejala Campak Jerman dimulai dari flu. Timbul bintik-bintik pada wajah lalu menyebar ke seluruh tubuh. Ruam hanya timbul selama beberapa hari. Anak biasanya tidak mengeluh apa-apa tetapi kemungkinan ada sedikit demam. Biasanya juga terjadi pembesaran kelenjar limfe pada daerah leher bagian belakang, di bagian bawah tulang tengkorak.

Gejala Campak Jerman

Gejala Campak Jerman

Gejala Campak JermanĀ atau rubella atau disebut juga campak 3 hari adalah infeksi virus menular yang menyebabkan gejala seperti nyeri sendi dan sebuah ruam.

Penularannya terutama, karena menghirup percikan ludah dari penerita. Kontak yang dekat dengan penderita seperti batuk bisa menyebabkan penularan. Penderita bisa menularkan penyakit mulai satu minggu sebelum muncul bercak-bercak merah di kulit yang menjadi gambaran khas campak.

Gejala Campak Jerman ini tetap harus diwaspadai, terutama pada wanita hamil. Seorang wanita yang terinfeksi pada kehamilan 16 minggu pertama (terutama 8-10 minggu), janinnya bisa menderita cacat bawaan. Karena itu, ibu hamil harus menghindari kontak dengan penderita campak jerman.

Biasanya penyakit campak ini hanya sekali menyerang seseorang. Penyakit ini disebabkan oleh sebangsa virus. Gejala campak jerman :

  • sakit kepala, tetapi tidak begitu serius
  • Perasaan kaku pada persendian dan perasaan lemah
  • Mungkin juga pembengkakan terdapat di belakang telinga karena membesarnya kelenjar limpa
  • Ruam mungkin juga akan timbul, tapi warnanya lebih muda dari campak biasa
  • Biasanya ada kemerahan yang sering menyerupai scariatina
  • Perasaan lemah dan kepala pusing
  • Kadang-kadang nyeri pada dada dan bahu kiri

Gejala campak jerman sebenarnya adalah salah satu bentuk infeksi yang ringan. Jika seseorang terkena infeksi penyakit ini maka biasanya akan kebal secara permanen atau menetap dan tidak terkena lagi. Namun, untuk beberapa wanita dengan kasus penyakit campak Jerman yang mengalami penyakit radang sendi dibagian jari-jari, pergelangan tangan serta lutut biasanya hanya berlangsung sekitar 2 minggu atau juga sampai 1 bulan. Untuk kasus yang jarang terjadi, rubella atau campak jerman juga bisa mengakibatkan infeksi sakit telinga dan juga penyakit radang otak atau ensefalitis.

Komplikasi Penyakit Campak

Namun yang paling berbahaya adalah jika penyakit campak jerman ini menyerang ibu ibu hamil, konsekuensinya adalah terjadinya gangguan di dalam janin yang seang dikandungnya. Dan dengan perkiran sekitar 90% bayi yang baru lahir dari ibu dengan kasus infeksi campak jerman paling tidak selama 11 minggu pertama kehamilan akan membuat sindrom campak jerman menjadi berkembang berubah menjadi penyakit bawaan yang lebih dikenal dengan penyakit sindrom rubella kongenital yakni mengalami satu atau juga beberapa kelainan seperti dibawah ini

  1. Terjadinya retardasi pertumbuhan
  2. Keterbelakangan mental
  3. Menderita katarak mata
  4. Tuli bawaan
  5. Penyakit jantung bawaan
  6. Cacat yang terjadi pada organ tubuh yang lain.

Dan harus diketahui, bahwa resiko yang paling tinggi untuk janin biasanya terjadi pada trisemeter pertama, namun dari paparan virus di masa kehamilan usia berapapun tetap saja berbahaya.

Pengobatan Penyakit Campak

Apa yang dilakukan untuk mengobati penyakit campak jerman. Pengobatan yang khusus untuk membantu menyembuhkan atau juga mengurangi gejala penyakit campak jerman hingga saat ini masih belum ada. Biasanya gejala yang muncul juga sifatnya ringan sehingga pengobatan yang dilakukan tidak dibutuhkan. Oleh sebab itulah, cara mengobati penyakit campak jerman yang baik adalah :

  1. Bersitirahatlah yang cukup
  2. Mengonsumsi makanan yang mengandung gizi dan jga tidak ada pantangan
  3. Menjaga jarak dengan teman atau juga orang-orang terdekat dan memberitahukan mereka mengenai diagnosis Anda agar mereka juga bisa waspada pada penyakitnya.
  4. Jika gejala demam muncul sakit kepala, gatal-gatal, serta nyeri sendi maka sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter. Biasanya dokter akan memberikan obat-obatan untuk membantu mengatasi sebatasa gejala yang Anda keluhkan saja.

Jika memang ada yang mengalami gejala campak jerman seperti yang dijelaskan diatas dan sedang hamil sebaiknya lakukanlah pemriksana ke dokter. Biasanya penyakit campak jerman biasanya bersifat ringan pada anak-anak dan biasanya seringkali bisa dirawat sendiri dirumah. Pantaulah suhu anak Anda dan sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter jika anak menderita demam tinggi. Untuk membantu mengatasi ketidaknyamanan pada anak, maka bisa memberikan obat acetaminophen atau bisa juga dengan memberikan ibuprofen dalam membantu meringankan demam atau juga mengurangi sakit kepala yang terjadi.

Pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan pemberian vaksin Rubella. Vaksin rubella adalah salah satu bagian dari imunisasi yang paling rutin dan teratur untuk anak-anak. Vaksin rubella ini dinamakan dengan istilah MMR dan baisanya diberikan pada anak yang berusia 12 bulan-15 bulan. Kemudian vaksin kedua biasanya diberikan pada anak disaat mereka menginjak usia 4 tahun-6 tahun.

Perawatan penyakit campak adalah ;

  1. Penderita infeksi campak biasanya harus beristirahat yang cukup. Minum banyak cairan dan juga minum obat penurun demam. Tidak ada perawatan yang lebih khusus dilakukan dalam mengobati penyakit campak ini.
  2. Disaat seseorang bisa menularkan penyakit campak, maka sangat penting agar ia tetap berada di dalam rumah.

Gejala Campak Jerman


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Penyakit Campak dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Gejala Campak and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *