Gejala Penyakit Campak Pada Orang Dewasa

Penyakit campak merupakan salah satu penyakit yang disebabkakn oleh terjadinya suatu infeksi yang bisa menyerang anak-anak yang mengalami kekurangan gizi. Biasanya penyakit campak disebabkan karena virus yang penularannya cepat, dan biasanya terjadi dalam bentuk wabah. Gejala penyakit campak pada orang dewasa yang ditunjukkan dari penyakit campak adalah biasanya demam yang terjadi yang dibarengi dengan batuk, hidung dan mata yang juga berair. Perasaan yang dirasakan lemah dan juga lelah oleh si penderitanya. Biasanya dalam beberapa hari, akan muncul ruam atau bintik-bintik merah besar yang akan kelihatan di kulit dan muka pada bagian leher dan juga pada bagian selaput lendir mulut.

Gejala penyakit campak pada orang dewasa yang juga ditandai dengan bntil merah tersebut, kemudian disertai dengan serpihan yang mendadak yang warnanya kemerahan dan biasanya akan menyebar ke seluruh tubuh. Kemudian jika keadaannya parah, maka suhu badan akan mengalami kenaikan hingga mencapai 40 derajat atau lebih dan pada penderita biasanya hal ini akan dirasa sangat sakit sekali. Biasanya pembengkakan juga akan terjadi didaerah mata, dan akan terasa gatal pada kulit.

Untuk melakukan perawatan gejala penyakit campak pada orang dewasa adalah dengan mencegah terjadinya suatu penyerangan dan juga suatu penularan yang terjadi pada penyakit campak ini dan melakukan vaksinasi. Jika penyakit ini sudah terkena sebaiknya dilakukan oleh dokter.

Sedangkan cara mengatasi penyakit campak pada bayi dilakukan dengan vaksin campak yang merupakan imunisasi yang dilakukan secara rutin pada mereka yang masih ana-anak. Biasanya vaksin ini akan diberikan dalam bentuk kombinasi dengan penyakit gondongan dan juga penyakit campak jerman. Vaksin ini isuntikkan pada bagian otot paha dan juga lengan atas. Namun, hanya mengandung campak, biasanya vaksin ini diberikan pada mereka yang masih berusia 9 bulan. Dalam bentuk MMR, dosis pertama yang diberikan adalah pda mereka yang berusia 12-15 bulan, kemudian dosis kedua diberikan pada mereka usia 4-6 tahun.

Posted in Gejala Campak | Tagged , , , , , | Leave a comment

Campak Pada Anak

Campak atau dalam bahasa jawa disebut dengan tempek adalah penyakit yang sangat menular terutama bagi yang belum pernah divaksin. Campak adalah infeksi yang umum terjadi pada anak yang disebabkan oleh virus.Walaupun dulu snagat sering terjadi penyakit ini sekarang dapat dicegah dengan pemberian vaksin MMR (mumps, measles, dan rubella) pada sat anak berkumur 12-15 bulan dan diulangi sekali lagi saat 4-6 tahun.

Campak juga biasa disebut dengan rubeola, bisa bersifat serius dan fatal pada anak kecil. Komplikasi yang dapat terjadi jika campak tidak ditangani dengan benar antara lain infeksi telinga, bronkitis, (pembengkakan dalam otak)gangguan kehamilan, dan trombositopenia (berkurangnya jumlah platelet).

Ada dua jenis campak yang disebabkan oleh virus yang berbeda.Walaupun keduanya menyebabkan ruam dan demam, keduanya merupakan penyakit yang berbeda.

Campak disebabkan oleh vius rubeola.Sementraa itu campak jerman atau german measles disebabkan oleh virus rubella .Campak jerman adalah penyakit yang lebih ringan tetapi sangat berbahaya pada wanita hamil.

Campak disebarkan melalui saluran pernapasan artinya dapat menular melalui bersin dan batuk.Orang yang terinfeksi dapat membawa virusnya dan menyebarkan penyakitnya tanpa menyedari. Namun virus ini tidak akan menginfeksi orang yang kebal yaitu orang yang telah divaksin atau pernah sakit campak sebelumnya.

Gejala Campak

Gejala  campak muncul setelah seseorang terinfeksi rubeola selama 10-14 hari.Pada tahap pertama gejala yang muncul berupa demam, lesu, batuk, mata merah, hidungnya meler, nafsu makan hilang.Ruam campak yang merah muncul 2-4 hari kemudian.Ruam bisanya mulai diwajah menyebar ke dada dan perut. Kemudian kaki dan tangan. Ruam yang biasanya berupa benjolan merah yang saling menyatu saat jumlahnya semakin banyak.Pada penderita campak muncul titik abu-abu di bagian dalam pipinya yang disebut dengan Koplik spots.Ruam yang muncul bisanya tidak gatal, tetapi saat menghilang kulitnya bisa mengelupas.

Gejala campak jerman lebih ringan daripada campak biasa.Butuh 10-14 hari setelah virus rubella masuk ketubuhuntuk memunculkan gejalanya.Biasanya gejala yang muncul adalah lelah, demam ringan, ssakit kepala, atau mata merah.Pada bagian belakang leher kelenjar getah bening juga tampak bengkak dan nyeri. Ruamnya berwarna merah muda, biasanya sebgai titik yang terpisah yang kemudian menyatu. Ruam biasanya muncul diwajah dan kemudian ke dada dan keperut.Ruam yang  muncul juga tidak menyebabkan gatal. Komplikasi ynag paling diyakutkan dari virus rubella adlaah penularan dari ibu hamil kepada janinnya kareba bayi yang terinfeksi dapat mengalami katarak, kelainan jantung dan kemapuan belajar yang terganggu. Virus rubella juga dpat menyebabkan keguguran atau janin yang terlahir mati.

Vaksin

Campak tidak ada obatnya oleh karena itu vaksin sangat disarankan.Jika terkena campak sebaiknya beristirahat dirumah , mandi dengan air hangat supaya tidak demam, banyak minum air supaya tidka dehidrasi, dan minum obat penurun demam.

Jika terkena campak dan belum divaksinasi segera temui dokter.VAksin campak dapat diberikan dalam jangka waktu 72 jam setelah terkena virus untuk mengurangi gejala muncul atau keparahan penyakit campak.

Posted in Gejala Campak | Leave a comment

Gejala Penyakit Campak

Penyakit campak merupakan penyakit virus yang sangat menular dan sering ditemukan. Masa inkubasi diikuti dengan gejala prodromal berupa demam, pilek, konjungtivis, dan batuk. Dapat ditemukan pembesaran kelenjar getah bening generalisata, serta bercak Gejala penyakit campak koplik berupa bintik-bintikputih  dengan dasar merah terang yang tampak pada mukosa bukal pada pipi. Setelah 3 atau 4 hari, ruam kemerahan timbul dan menyebar daru kepala dan leher kea rah bawah meliputi seluruh tubuh. Lesi yang lebih awal , lebih banyak jumlahnya dan kemudian menjadi menyatu dan bergabung. Ruam akan mulai menghilang pada hari ke tiga dan keadaan umum anak membaik secara bertahap.

Komplikasi yang sering timbul adalah komplikasi pernapasan teritama bronkopneumonia dan otitis media. Ensefalitis terjadi pada sekitar dari 5000 anak yang menderita campak. Gejala penyakit campak ensefalitis dapat berupa  sakit kepala., mengantuk dan muntah. Kejang dan koma mulai timbul pada hari ke-7 sampai pada hari ke-10 setelah awitan penyakit. Perjalanan penyakit ensefalitis sulit diduga biasanya sekitar 15% dari kasus yang akan meninggal dan 25 persen lainnya akan menderita kerusakan otak yang berakibat retardasi mental, kejang, ketulian,  atau gangguan tingkah laku.

Gejala penyakit campak mungkin berhbungan dengan gangguan mekanisme system imun, terutama limfopenia. Adanya defek  respon imun mungkin juga merupakan dasar terjadinya kompplikasi lambat yang jarang timbul yaitu subacute slerosing panencephalitis (SSPE). SSPE timbul 4 sampai 0 tahun setelqah menderita campak dan ditandai dengan perburukan yang progresif lambat. Ditemukan kadar antibody campak yang sangat tinggi dalam darah serta cairan serebrospinal. Antigen virus campak telah ditemukan pula pada jaringan otak.

Di Negara yangs edang berkembang,  gejala penyakit campak menimbulkan morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Di Negara-negara tersebut, campak menyerang anak-anak yang lebih muda, dibandingkan dengan yang terjadi di UK (usia median di Nigeria 17 bulan, sedangkan di Inggris dan Wales 52 bulan). Pada anak yang menderita malnutrisi dapat timbul campak berat dengan ruam konfluen yang berubah warna menjadi merah tua atau ungu ,dan kemudian mengelupas. Keadaan ini akan diikuti dengan dipigmentasi  dari kulit yang berlangsung selama beberapa minggu dan dapat timbul piodermi. Bibir yang pecah=pecah dan terasa pedih umumnya dijumpai pada fase akut penyakit dan dapat menyebabkan cancrum oris yang akan selalu mengganggu pemberian air susu ibu. Diare sering dijumpai  pada fase akut penyakit dan dapat mungkin menetap untuk waktu yang lama, serta memperburuk keadaan malnutirisi yang sudah ada, Angka kematian, campak berhubungan langsung dengan konidis social ekonomi, dan ada kolerasi yang erat dengan distribusi terjadinya kwashiorkor. Pada anak-anak kecil yang rentan, campak itu sendiri dapat menurunkan berat badan.

Posted in Gejala Campak | Tagged , , , , , | Leave a comment

Gejala Campak Jerman

Infeksi akibat virus yang tidak berbahaya bagi anak-anak, tetapi berbahaya bagi orang dewasa. Sehingga, lebih aman jika terkena penyakit ini pada masa kanak-kanak. Rubela dapat dicegah dengan imunisasi.

Gejala campak dimulai dari flu. Timbul bintik-bintik pada wajah lalu menyebar ke seluruh tubuh. Ruam hanya timbul selama beberapa hari. Anak biasanya tidak mengeluh apa-apa tetapi kemungkinan ada sedikit demam. Biasanya juga terjadi pembesaran kelenjar limfe pada daerah leher bagian belakang, di bagian bawah tulang tengkorak.

Gambar : Campak Jerman (rubella)

Campak Jerman atau rubella atau disebut juga campak 3 hari adalah infeksi virus menular yang menyebabkan gejala seperti nyeri sendi dan sebuah ruam.

Penularannya terutama, karena menghirup percikan ludah dari penerita. Kontak yang dekat dengan penderita seperti batuk bisa menyebabkan penularan. Penderita bisa menularkan penyakit mulai satu minggu sebelum muncul bercak-bercak merah di kulit yang menjadi gambaran khas campak.

Penyakit ini tetap harus diwaspadai, terutama pada wanita hamil. Seorang wanita yang terinfeksi pada kehamilan 16 minggu pertama (terutama 8-10 minggu), janinnya bisa menderita cacat bawaan. Karena itu, ibu hamil harus menghindari kontak dengan penderita campak jerman.

Biasanya penyakit ini hanya sekali menyerang seseorang. Penyakit ini disebabkan oleh sebangsa virus. Gejala campak jerman :

- Kepala terasa sakit, tetapi tidak begitu serius.

- Perasaan kaku pada persendian dan perasaan lemah

- Mungkin juga pembengkakan terdapat di belakang telinga karena membesarnya kelenjar limpa

- Ruam mungkin juga akan timbul, tapi warnanya lebih muda dari campak biasa

- Biasanya ada kemerahan yang sering menyerupai scariatina

- Perasaan lemah dan kepala pusing

- Kadang-kadang nyeri pada dada dan bahu kiri

Posted in Gejala Campak | Tagged , , , , , | Leave a comment

Gejala Campak

Campak merupakan penyakit virus yang sangat menular dan sering ditemukan. Masa inkubasi diikuti dengan gejala prodromal berupa demam, pilek, konjungtivitis dan batuk. Campak mungkin berhubungan dengan gangguan mekansme sistem imun, terutama limfopenia.

Jenis kuman yang dianggap sebagai komplikasi campak amat pada kepadatan penduduk tempat penderita tinggal dan populasi kuman yang biasa muncul di dalam masyarakat.

Pada beberapa anak, mungkin terjadi gangguan ringan pada fungsi jantungnya atau gangguan pencernaan yang tidak berat.

Yang harus ditakuti ialah radang pada selaput otak (encephalomyelitis) yang dapat muncul 14 hari setelah infeksi campak muncul. Diawali dengan panas yang kembali timbul, nyeri kepala, muntah-muntah dan leher anak kaku.

Ibu yang telah mempunyai beberapa anak sudah mengenal gejala dan tanda penyakit campak. Memang tida semua bercak-bercak merah pada kulit wajah, leher dan seluruh tubuh berarti campak. Ada lebih dari lima penyakit yang menyerupai campak.

Gejala awal campak berupa demam, timbul pilek hebat yang disertai timbulnya kemerahan pada mata. Anak silau menetap cahaya, mata berair yang sangat mirip dengan sakit mata merah.

Penyakit campak sendiri tidak berbahaya. Penyakit itu sembuh sendiri dengan atau tanpa komplikasi. Kematian terjadi jika komplikasi menjadi buruk ketika kondisi tubuh anak pun buruk. Anak-anak kurang gizi yang sedang mengidap penyakit TBC dan yang sakit-sakitan, lebih sulit menghadapi komplikasi campak yang dideritanya. Ini karena pada penyakit campak, daya tahan tubuh menjadi sangat menurun. Jadi, kemungkinan terserang berbagai jenis bibit penyakit semakin mudah.

Posted in Gejala Campak | Tagged , , , , , | Leave a comment

Komplikasi Penyakit Campak

Penyakit campak biasanya disertai panas badan dan timbul bintik-bintik merah atau hitam pada kulit tubuh. Penyebab campak adalah paramyxovirus yang masuk melalui hidung dan tenggorokan dari udara dan secara cepat menyebar ke seluruh tubuh.

Gejala Penyakit Campak

a. Hari 1-3 :

- Demam tinggi.
- Mata merah dan sakit bila kena cahaya.
- Anak batuk pilek
- Mungkin dengan muntah atau diare.

b. Hari 3- 4 :

- Demam tetap tinggi.
- Timbul ruam / bercak-bercak merah pada kulit dimulai wajah dibelakang telinga menyebar cepat ke seluruh tubuh.
- Mata bengkak terdapat cairan kuning kental

c. Hari 4 – 6 :

- Ruam berubah menjadi kehitaman dan mulai mengering
- Selanjutnya mengelupas secara berangsur-angsur
- Akhirnya kulit kembali seperti semula tanpa menimbulkan bekas
- Hilangnya ruam sesuai urutan timbulnya.

Cara Penularan

a. Penularan dari orang ke orang melalui percikan ludah dan transmisi melalui udara ( sampai 2 jam setelah  penderita campak  meninggalkan ruangan ).

b. Waktu penularan 4 hari sebelum dan 4 hari setelah ruam.

c. Penularan maksimum pada 3-4 hari  setelah ruam.

Komplikasi Penyakit Campak

Posted in Gejala Campak | Tagged , , , , , | Leave a comment

Faktor Penyebab Campak

Campak juga dikenal dengan nama morbili atau morbillia dan rubeola (bahasa Latin), yang kemudian dalam bahasa Jerman disebut dengan nama masern, dalam bahasa Islandia dikenal dengan nama mislingar dan measles dalam bahasa Inggris. Campak adalah penyakit infeksi yang sangat menular yang disebabkan oleh virus, dengan gejala-gejala eksantem akut, demam, kadang kataral selaput lendir dan saluran pernapasan, gejala-gejala mata, kemudian diikuti erupsi makulopapula yang berwarna merah dan diakhiri dengan deskuamasi dari kulit.

Gejala dan Tanda

- Penyakit akibat infeksi virus yang menginfeksi saluran nafas dan kulit dan sangat menular
- Demam, suhu tubuh lebih dari 38,3 derajat Celcius
- Lemah
- Nafsu makan turun
- Bersin dan hidung berair
- Batuk
- Mata merah dan peka terhadap cahaya
- Bercak koplik (ukuran kecil warna putih) di mulut dan tenggorokan
- Ruam kemerahan di dahi dan sekitar telinga yang menyebar ke tubuh

Faktor Penyebab

- Infeksi virus rubeola
- Resiko meningkat pada : lingkungan padat dan kotor, tidak mendapat imunisasi, wabah campak

Penularan Campak

Campak ditularkan melalui penyebaran droplet, kontak langsung, melalui sekret hidung atau tenggorokan dari orang yang terinfeksi. Masa penularan berlangsung mulai dari hari pertama sebelum munculnya gejala prodormal biasanya sekitar 4 hari sebelum timbulnya ruam, minimal hari kedua setelah timbulnya ruam.

Beberapa faktor lain yang meningkatkan resiko terjadinya campak antara lain :

a. Umur
b. Jenis Kelamin
c. Umur Pemberian Imunisasi
d. Pekerjaan
e. Pendidikan
f. Imunisasi
g. Status Gizi
h. ASI Eksklusif
i. Lingkungan

Posted in Gejala Campak | Tagged , , , , , | Leave a comment

Gejala-Gejala Campak

Campak adalah salah satu penyakit infeksi yang sering menyerang anak-anak kurang gizi. Penyakit ini disebabkan oleh virus dan cepat cara penularannya, biasanya terjadi dalam bentuk wabah.

Gejala dan Tanda-Tanda Campak

- Penderita menggigil dan demam diikuti dengan batuk-batuk, hidung dan mata berair

- Perasaan lemah dan lelah

- Kira-kira dalam 3 hari, ruam-ruam (bintil-bintil) besar berwarna merah kelihatan di kulit muka dan leher dan juga pada selaput lendir mulut

- Bintil-bintil merah itu, tampak seperti serpih-serpih dedak yang kemerah-merahan dan biasanya tersebar di seluruh tubuh

- Bila keadaannya parah, suhu badan naik sampai 40 derajat Celcius atau lebih dan penderita tersebut merasa sangat sakit

- Biasanya teradi pembengkakan di sekeliling mata, juga terasa gatal pada kulit

Campak sangat cepat berjangkit. Virus penyebab campak ditularkan melalui cairan yang keluar dari mulut atau hidung, sementara si penderita bersin atau batuk.

Gejala campak ini kelihatan 7-14 hari sesudah terkena virusnya. Si penderita mulai bersin, ingusan, matanya berair dan sensitif terhadap cahaya. Penderita merasa lelah, tidak dapat tidur dan gelisah, demam, dan batuk kering, dada terasa sakit, kemudian kelihatan ruam merah pada kulit.

Sebenarnya kuman-kuman dan bakteri ini berusaha keluar melalui kulit. Dan ini adalah salah satu cara alam membersihkan tubuh terutama pada anak-anak.

Perawatan :

1. Untuk mencegah penyerang dan penularan penyakit ini dilakukan vaksinasi campak

2. Bila penyakit ini sudah terkena, sebaiknya ditangani oleh dokter

Pengobatan

Bahan-Bahan :

- 120 gram daun pegagan segar
- 2 gelas air

Cara Pemakaian :

- Daun pegagan segar di cuci bersih
- Kemudian rebus dengan 2 gelas air hingga tersisa separuhnya
- Setelah dingin, lalu disaring dan minum
- Lakukan sehari 2 kali sampai penyakit sembuh.

Posted in Gejala Campak | Tagged , , , , , | Leave a comment