Gejala Campak Pada Orang Dewasa

Gejala Campak Pada Orang DewasaPenyakit campak merupakan salah satu penyakit yang disebabkakn oleh terjadinya suatu infeksi yang bisa menyerang anak-anak yang mengalami kekurangan gizi. Biasanya penyakit campak disebabkan karena virus yang penularannya cepat, dan biasanya terjadi dalam bentuk wabah. Gejala campak pada orang dewasa yang ditunjukkan dari penyakit campak adalah biasanya demam yang terjadi yang dibarengi dengan batuk, hidung dan mata yang juga berair. Perasaan yang dirasakan lemah dan juga lelah oleh si penderitanya. Biasanya dalam beberapa hari, akan muncul ruam atau bintik-bintik merah besar yang akan kelihatan di kulit dan muka pada bagian leher dan juga pada bagian selaput lendir mulut.

Gejala Campak Pada Orang Dewasa

Gejala Campak Pada Orang Dewasa

 Penyakit Campak

Campak juga dikenal dengan nama morbili atau morbillia dan rubeola (bahasa Latin), yang kemudian dalam bahasa Jerman disebut dengan nama masern, dalam bahasa Islandia dikenal dengan nama mislingar dan measles dalam bahasa Inggris. Campak adalah penyakit infeksi yang sangat menular yang disebabkan oleh virus, dengan gejala-gejala eksantem akut, demam, kadang kataral selaput lendir dan saluran pernapasan, gejala-gejala mata, kemudian diikuti erupsi makulopapula yang berwarna merah dan diakhiri dengan deskuamasi dari kulit.

Gejala campak pada orang dewasa yang juga ditandai dengan bntil merah tersebut, kemudian disertai dengan serpihan yang mendadak yang warnanya kemerahan dan biasanya akan menyebar ke seluruh tubuh. Kemudian jika keadaannya parah, maka suhu badan akan mengalami kenaikan hingga mencapai 40 derajat atau lebih dan pada penderita biasanya hal ini akan dirasa sangat sakit sekali. Biasanya pembengkakan juga akan terjadi didaerah mata, dan akan terasa gatal-gatal pada kulit.

Penyakit campak biasanya disertai panas badan dan timbul bintik-bintik merah atau hitam pada kulit tubuh. Penyebab campak adalah paramyxovirus yang masuk melalui hidung dan tenggorokan dari udara dan secara cepat menyebar ke seluruh tubuh.

Gejala Penyakit Campak

a. Hari 1-3 :

– Demam tinggi.
– Mata merah dan sakit bila kena cahaya.
– Anak batuk pilek
– Mungkin dengan muntah atau diare.

b. Hari 3- 4 :

– Demam tetap tinggi.
– Timbul ruam / bercak-bercak merah pada kulit dimulai wajah dibelakang telinga menyebar cepat ke seluruh tubuh.
– Mata bengkak terdapat cairan kuning kental

c. Hari 4 – 6 :

– Ruam berubah menjadi kehitaman dan mulai mengering
– Selanjutnya mengelupas secara berangsur-angsur
– Akhirnya kulit kembali seperti semula tanpa menimbulkan bekas
– Hilangnya ruam sesuai urutan timbulnya.

Cara Penularan Penyakit Campak

  1. Penularan dari orang ke orang melalui percikan ludah dan transmisi melalui udara ( sampai 2 jam setelah  penderita campak  meninggalkan ruangan ).
  2. Waktu penularan 4 hari sebelum dan 4 hari setelah ruam.
  3. Penularan maksimum pada 3-4 hari  setelah ruam.

Komplikasi Penyakit Campak

Untuk melakukan perawatan gejala campak pada orang dewasa adalah dengan mencegah terjadinya suatu penyerangan dan juga suatu penularan yang terjadi pada penyakit campak ini dan melakukan vaksinasi. Jika penyakit ini sudah terkena sebaiknya dilakukan oleh dokter.

Sedangkan cara mengatasi penyakit campak pada bayi dilakukan dengan vaksin campak yang merupakan imunisasi yang dilakukan secara rutin pada mereka yang masih ana-anak. Biasanya vaksin ini akan diberikan dalam bentuk kombinasi dengan penyakit gondongan dan juga penyakit campak jerman. Vaksin ini isuntikkan pada bagian otot paha dan juga lengan atas. Namun, hanya mengandung campak, biasanya vaksin ini diberikan pada mereka yang masih berusia 9 bulan. Dalam bentuk MMR, dosis pertama yang diberikan adalah pda mereka yang berusia 12-15 bulan, kemudian dosis kedua diberikan pada mereka usia 4-6 tahun.

Faktor Penyebab Penyakit Campak

  • Infeksi virus rubeola
  • Resiko meningkat pada : lingkungan padat dan kotor, tidak mendapat imunisasi, wabah campak

Campak ditularkan melalui penyebaran droplet, kontak langsung, melalui sekret hidung atau tenggorokan dari orang yang terinfeksi. Masa penularan berlangsung mulai dari hari pertama sebelum munculnya gejala prodormal biasanya sekitar 4 hari sebelum timbulnya ruam, minimal hari kedua setelah timbulnya ruam.

Beberapa faktor lain yang meningkatkan resiko terjadinya campak antara lain :

a. Umur
b. Jenis Kelamin
c. Umur Pemberian Imunisasi
d. Pekerjaan
e. Pendidikan
f. Imunisasi
g. Status Gizi
h. ASI Eksklusif
i. Lingkungan

Cara Mengobati Penyakit Campak

Cara mengobati penyakit campak secara alami adalah dengan menggunakan ramuan dibawah ini :

  1. Ramuan 1
    Bahan : biji buah nangka, air
    Cara membuatnya adalah : rebuslah biji buah nangka sampai mendidih, kemudian setelah itu sariinglah air rebusan dan kemudian ditiriskan. Setelah itu ramuan siap untuk diminum.
    Cara minum : minumlah ramuan ini sehari 2 kali. Diminum di pagi dan sore hari. Lakukanlah cara ini dengan teratur.
  2. Ramuan 2
    Bahan : daun asam muda, kunyit
    Cara membuat : tumbuklah sampai halus daun asam muda serta kunyit dengan secukupnya saja. Kemudian ramuan ini bisa digunakan sebagai obat gatal-gatal akibat dari penyakit campak.
    Cara menggunakannya adalah : balurkan obat ini ke tubuh si penderita, lakukanlah cara ini dengan teratur.

Anda bisa memilih salah satu dari kedua resep diatas. Anda akan merasakan efek yang maksimal jika dilakukan secara teratur dan rutin.

Gejala Campak Pada Orang Dewasa

Posted in Gejala Campak | Tagged , , , , , | Leave a comment

Campak Pada Anak

Campak Pada Anak  – Penyakit Campak atau dalam bahasa jawa disebut dengan tempek adalah penyakit yang sangat menular terutama bagi yang belum pernah divaksin. Campak adalah infeksi yang umum terjadi pada anak yang disebabkan oleh virus.Walaupun dulu snagat sering terjadi penyakit ini sekarang dapat dicegah dengan pemberian vaksin MMR (mumps, measles, dan rubella) pada sat anak berkumur 12-15 bulan dan diulangi sekali lagi saat 4-6 tahun.

Campak Pada Anak

Campak Pada Anak

Penyakit Campak

Gejala campak Pada Anak juga biasa disebut dengan rubeola, bisa bersifat serius dan fatal pada anak kecil. Komplikasi yang dapat terjadi jika campak tidak ditangani dengan benar antara lain sakit telinga, bronkitis, (pembengkakan dalam otak)gangguan kehamilan, dan trombositopenia (berkurangnya jumlah platelet).

Ada dua jenis campak yang disebabkan oleh virus yang berbeda.Walaupun keduanya menyebabkan ruam dan demam, keduanya merupakan penyakit yang berbeda.

Campak disebabkan oleh vius rubeola. Sementraa itu campak jerman atau german measles disebabkan oleh virus rubella. Campak jerman adalah penyakit yang lebih ringan tetapi sangat berbahaya pada wanita hamil.

Gejala campak Pada Anak disebarkan melalui saluran pernapasan artinya dapat menular melalui bersin dan batuk.Orang yang terinfeksi dapat membawa virusnya dan menyebarkan penyakitnya tanpa menyedari. Namun virus ini tidak akan menginfeksi orang yang kebal yaitu orang yang telah divaksin atau pernah sakit campak sebelumnya.

Campak Pada Anak

Gejala campak muncul setelah seseorang terinfeksi rubeola selama 10-14 hari.Pada tahap pertama gejala yang muncul berupa demam, lesu, batuk, mata merah, hidungnya meler, nafsu makan hilang.Ruam campak yang merah muncul 2-4 hari kemudian.Ruam bisanya mulai diwajah menyebar ke dada dan perut. Kemudian kaki dan tangan. Ruam yang biasanya berupa benjolan merah yang saling menyatu saat jumlahnya semakin banyak.Pada penderita campak muncul titik abu-abu di bagian dalam pipinya yang disebut dengan Koplik spots.Ruam yang muncul bisanya tidak gatal, tetapi saat menghilang kulitnya bisa mengelupas.

Gejala campak jerman lebih ringan daripada campak biasa.Butuh 10-14 hari setelah virus rubella masuk ketubuhuntuk memunculkan gejalanya.Biasanya gejala yang muncul adalah lelah, demam ringan, ssakit kepala, atau mata merah.Pada bagian belakang leher kelenjar getah bening juga tampak bengkak dan nyeri. Ruamnya berwarna merah muda, biasanya sebgai titik yang terpisah yang kemudian menyatu. Ruam biasanya muncul diwajah dan kemudian ke dada dan keperut.Ruam yang  muncul juga tidak menyebabkan gatal. Komplikasi ynag paling ditakutkan dari virus rubella adlaah penularan dari ibu hamil kepada janinnya kareba bayi yang terinfeksi dapat mengalami katarak, kelainan jantung dan kemapuan belajar yang terganggu. Virus rubella juga dpat menyebabkan keguguran atau janin yang terlahir mati.

Vaksin Campak Pada Anak 

Campak tidak ada obatnya oleh karena itu vaksin sangat disarankan.Jika terkena campak sebaiknya beristirahat dirumah , mandi dengan air hangat supaya tidak demam, banyak minum air supaya tidka dehidrasi, dan minum obat penurun demam.

Jika terkena campak dan belum divaksinasi segera temui dokter.VAksin campak dapat diberikan dalam jangka waktu 72 jam setelah terkena virus untuk mengurangi gejala muncul atau keparahan penyakit campak.

Orang-orang yang beresiko tinggi terkena penyakit campak adalah :

  1. Orang yang lahir pada tahun 1966 yang masih belum pernah terkena penyakit campak dan juga belum pernah bisa menerima dua dosis vaksin campak, penyakit gondong, sakit rubella yang dimulai dari usia 12 bulan.
  2. Orang yang memiliki sistem kekebalan yang masih lemah misalnya adalah orang yang sedang menjalankan kemoterapi pada penyakit kanker atau juga radioterapi atau juga orang yang sedang minum obat dengan dosis besar khususnya adalah obat steroid walaupun sudah diimunisasi terlebih dahulu secara sepenuhnya atau juga menderita terjadinya penyakit infeksi campak yang sebelumnya.
  3. Orang yang tidak memiliki kekebalan dan juga melakukan perjalanan keluar kota atau juga keluar negeri.

Pencegahan Penyakit Campak

Cara pencegahan penyakit campak adalah :

  1. Memberikan perlindungan yang baik dengan memberikan imunisasi dua dosis vaksin MMR. Vaksin ini digunakan untuk membantu emmberikan perlundungan pada terjadinya infeksi penyakit campak, dan disamping penyakit gondong atau juga rubella.
  2. Vaksin MMR haruslah diberikan pada anak-anak disaat usia mereka menginjak usia 12 bulan dan juga dosis kedua harus diberikan saat anak berusia 4 tahun
  3. Siapapun mereka yang lahir di tahun 1966 atau juga menderita penyakit infeksi campak atau juga menerima vaksinasi MMR maka harus memastikan bahwa mereka mendapatkan dua dosis vaksin MMR dengan jangka waktu paling tidak 4 minggu.
  4. Menerima vaksin sebanyak lebih dari 2 kali merupakan salah satu hal yang aman. Maka orang yang kurang pasti harus mendapatkan vaksin.
  5. Penderita penyakit campak haruslah tetap tinggal di dalam rumah sampai mereka tidak lagi bisa menularkan penyakit yakni sampai selama 4 hari setelah timbulnya ruam.
  6. Untuk orang yang tidak memiliki sistem daya tahan tubuh dan sudah mempunyai kontak dengan orang yang menderita penyakit campak, ada saatnya infeksi masih bisa dihindari dengan pemberian vaksin MMR dan diberikan selama jangka waktu 3 hari setelah masa eksposur atau juga dengan menggunakan pemberian immunoglobulin selama jangka waktu 7 hari setelah masa eksposur.

Itulah informasi mengenai Gejala campak pada anak, semoga bermanfaat untuk Anda semua.

Campak Pada Anak

Posted in Gejala Campak | Leave a comment

Gejala Penyakit Campak

Gejala Penyakit CampakPenyakit campak merupakan penyakit virus yang sangat menular dan sering ditemukan. Masa inkubasi diikuti dengan gejala prodromal berupa demam, pilek, konjungtivis, dan batuk. Dapat ditemukan pembesaran kelenjar getah bening generalisata, serta bercak Gejala penyakit campak koplik berupa bintik-bintikputih  dengan dasar merah terang yang tampak pada mukosa bukal pada pipi. Setelah 3 atau 4 hari, ruam kemerahan timbul dan menyebar daru kepala dan leher kea rah bawah meliputi seluruh tubuh. Lesi yang lebih awal , lebih banyak jumlahnya dan kemudian menjadi menyatu dan bergabung. Ruam akan mulai menghilang pada hari ke tiga dan keadaan umum anak membaik secara bertahap.

Gejala Penyakit Campak

Gejala Penyakit Campak

Penyakit Campak

Komplikasi yang sering timbul adalah komplikasi pernapasan teritama bronkopneumonia dan otitis media. Ensefalitis terjadi pada sekitar dari 5000 anak yang menderita campak. Gejala penyakit campak ensefalitis dapat berupa  sakit kepala., mengantuk dan muntah. Kejang dan koma mulai timbul pada hari ke-7 sampai pada hari ke-10 setelah awitan penyakit. Perjalanan penyakit ensefalitis sulit diduga biasanya sekitar 15% dari kasus yang akan meninggal dan 25 persen lainnya akan menderita kerusakan otak yang berakibat retardasi mental, kejang, ketulian,  atau gangguan tingkah laku.

Gejala penyakit campak mungkin berhbungan dengan gangguan mekanisme system imun, terutama limfopenia. Adanya defek  respon imun mungkin juga merupakan dasar terjadinya kompplikasi lambat yang jarang timbul yaitu subacute slerosing panencephalitis (SSPE). SSPE timbul 4 sampai 0 tahun setelqah menderita campak dan ditandai dengan perburukan yang progresif lambat. Ditemukan kadar antibody campak yang sangat tinggi dalam darah serta cairan serebrospinal. Antigen virus campak telah ditemukan pula pada jaringan otak.

Di Negara yangs edang berkembang,  gejala penyakit campak menimbulkan morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Di Negara-negara tersebut, campak menyerang anak-anak yang lebih muda, dibandingkan dengan yang terjadi di UK (usia median di Nigeria 17 bulan, sedangkan di Inggris dan Wales 52 bulan). Pada anak yang menderita malnutrisi dapat timbul campak berat dengan ruam konfluen yang berubah warna menjadi merah tua atau ungu ,dan kemudian mengelupas. Keadaan ini akan diikuti dengan dipigmentasi  dari kulit yang berlangsung selama beberapa minggu dan dapat timbul piodermi. Bibir yang pecah=pecah dan terasa pedih umumnya dijumpai pada fase akut penyakit dan dapat menyebabkan cancrum oris yang akan selalu mengganggu pemberian air susu ibu. Diare sering dijumpai  pada fase akut penyakit dan dapat mungkin menetap untuk waktu yang lama, serta memperburuk keadaan malnutirisi yang sudah ada, Angka kematian, campak berhubungan langsung dengan konidis social ekonomi, dan ada kolerasi yang erat dengan distribusi terjadinya kwashiorkor. Pada anak-anak kecil yang rentan, campak itu sendiri dapat menurunkan berat badan.

Penularan Penyakit Campak

Cara penularan dari gejala campak adalah :

  1. Gejala campak biasanya akan ditularkan disaat seseorang sedang mengisap virus campak yang sudah dikeluarkan lewat batuk atau juga lewat bersin di dalam udara oleh orang yang terkena infeksi penyakit. Campak adalah salah satu jenis infeksi pada manusia yang biasnaya paling mudah untuk bisa ditularkan. Dan ada di dalam kamar mandi yang sama dengan orang yang terkena infeksi campak juga bisa beresiko besar mengakibatkan seseorang mengalami gejala campak.
  2. Penderita gejala campak biasanya bisa menularkan penyakit campak dari awal sebelum penyakit atau gejala campak muncul sampai kemudian 4 hari setelah munculnya ruam. Waktu dari terjadinya eksposur sampai menderita sakit biasanya adalah selama 10 hari. Dan ruam yang muncul biasanya terjadi paling tidak selama 14 hari setelah masa eksposur.

Diagnosis gejala campak adalah :

  1. Penyakit campak biasanya dicurigai oleh seseorang yang kondisi tubuhnya kurang sehat, dan biasanya mengalami batuk, hidungnya sedang flu atau pilek atau juga mengalami penyakit mata dan disertai dengan adanya ruam.
  2. Kapan saja penyakit campak dicurigai, maka tes darah dan juga sampel yang berasal dari hidung atau juga tenggorok serta air seni yang harus diambil untuk bisa mengonfirmasikan atau menegakkan diagnosis. Konfirmasi ini didiagnosis sangat penting karena bisa menentukan tindak lanjut dari kesehatan secara umum dan juga secara segera untuk orang lain yang bisa menghadapi suatu resiko untuk menderita penyakit campak.

Obat campak yang digunakan adalah:

  1. Obat untuk menurunkan demam
    Obat ini bisa membantu meredakan atau menurunkan demam dan bisa juga digunakan sebagai obat untuk meunurunkan panas yang saat ini banyak dijual di toko obat aatu apotek. Misalnya adalah jenis obat acetaminophen, ibuprofen, atau juga naproxen, sebaiknya jangan diberikan aspirin untuk anak-anak. Hal ini akan beresiko besar mengalami sindrom Reye. Penyakit yang biasanya jarang namun bisa berpotensi sangat fatal.
  2. Antibiotik
    Jika terjadi akibat infeksi bakteri misalnya adalah penyakit pneumonia atau sakit telinga, sebagai salah satu bentuk dari komplikasi penyakit campak maka biasanya dokter akan memberikan obat antibiotik. Jika tidak ada suatu infeksi yang terjadi atau infeksi sekunder maka pemberian obat antibiotik tidak dibutuhkan.
  3. Vitamin A
    Biasanya kadar vitamin A yang rendah pada seseorang bisa memunculkan resiko menderita penyakit campak dengan kasus yang lebih parah. Dan selain itu juga memberikan vitamin A yang bisa membantu menurunkan keparahan dari penyakit campak dan juga mempercepat proses pemelihan.

Gejala Penyakit Campak

Posted in Gejala Campak | Tagged , , , , , | Leave a comment

Gejala Campak Jerman

Gejala Campak Jerman – Infeksi akibat virus yang tidak berbahaya bagi anak-anak, tetapi berbahaya bagi orang dewasa. Sehingga, lebih aman jika terkena penyakit ini pada masa kanak-kanak. Rubela dapat dicegah dengan imunisasi.

Campak Jerman

Gejala Campak Jerman dimulai dari flu. Timbul bintik-bintik pada wajah lalu menyebar ke seluruh tubuh. Ruam hanya timbul selama beberapa hari. Anak biasanya tidak mengeluh apa-apa tetapi kemungkinan ada sedikit demam. Biasanya juga terjadi pembesaran kelenjar limfe pada daerah leher bagian belakang, di bagian bawah tulang tengkorak.

Gejala Campak Jerman

Gejala Campak Jerman

Gejala Campak Jerman atau rubella atau disebut juga campak 3 hari adalah infeksi virus menular yang menyebabkan gejala seperti nyeri sendi dan sebuah ruam.

Penularannya terutama, karena menghirup percikan ludah dari penerita. Kontak yang dekat dengan penderita seperti batuk bisa menyebabkan penularan. Penderita bisa menularkan penyakit mulai satu minggu sebelum muncul bercak-bercak merah di kulit yang menjadi gambaran khas campak.

Gejala Campak Jerman ini tetap harus diwaspadai, terutama pada wanita hamil. Seorang wanita yang terinfeksi pada kehamilan 16 minggu pertama (terutama 8-10 minggu), janinnya bisa menderita cacat bawaan. Karena itu, ibu hamil harus menghindari kontak dengan penderita campak jerman.

Biasanya penyakit campak ini hanya sekali menyerang seseorang. Penyakit ini disebabkan oleh sebangsa virus. Gejala campak jerman :

  • sakit kepala, tetapi tidak begitu serius
  • Perasaan kaku pada persendian dan perasaan lemah
  • Mungkin juga pembengkakan terdapat di belakang telinga karena membesarnya kelenjar limpa
  • Ruam mungkin juga akan timbul, tapi warnanya lebih muda dari campak biasa
  • Biasanya ada kemerahan yang sering menyerupai scariatina
  • Perasaan lemah dan kepala pusing
  • Kadang-kadang nyeri pada dada dan bahu kiri

Gejala campak jerman sebenarnya adalah salah satu bentuk infeksi yang ringan. Jika seseorang terkena infeksi penyakit ini maka biasanya akan kebal secara permanen atau menetap dan tidak terkena lagi. Namun, untuk beberapa wanita dengan kasus penyakit campak Jerman yang mengalami penyakit radang sendi dibagian jari-jari, pergelangan tangan serta lutut biasanya hanya berlangsung sekitar 2 minggu atau juga sampai 1 bulan. Untuk kasus yang jarang terjadi, rubella atau campak jerman juga bisa mengakibatkan infeksi sakit telinga dan juga penyakit radang otak atau ensefalitis.

Komplikasi Penyakit Campak

Namun yang paling berbahaya adalah jika penyakit campak jerman ini menyerang ibu ibu hamil, konsekuensinya adalah terjadinya gangguan di dalam janin yang seang dikandungnya. Dan dengan perkiran sekitar 90% bayi yang baru lahir dari ibu dengan kasus infeksi campak jerman paling tidak selama 11 minggu pertama kehamilan akan membuat sindrom campak jerman menjadi berkembang berubah menjadi penyakit bawaan yang lebih dikenal dengan penyakit sindrom rubella kongenital yakni mengalami satu atau juga beberapa kelainan seperti dibawah ini

  1. Terjadinya retardasi pertumbuhan
  2. Keterbelakangan mental
  3. Menderita katarak mata
  4. Tuli bawaan
  5. Penyakit jantung bawaan
  6. Cacat yang terjadi pada organ tubuh yang lain.

Dan harus diketahui, bahwa resiko yang paling tinggi untuk janin biasanya terjadi pada trisemeter pertama, namun dari paparan virus di masa kehamilan usia berapapun tetap saja berbahaya.

Pengobatan Penyakit Campak

Apa yang dilakukan untuk mengobati penyakit campak jerman. Pengobatan yang khusus untuk membantu menyembuhkan atau juga mengurangi gejala penyakit campak jerman hingga saat ini masih belum ada. Biasanya gejala yang muncul juga sifatnya ringan sehingga pengobatan yang dilakukan tidak dibutuhkan. Oleh sebab itulah, cara mengobati penyakit campak jerman yang baik adalah :

  1. Bersitirahatlah yang cukup
  2. Mengonsumsi makanan yang mengandung gizi dan jga tidak ada pantangan
  3. Menjaga jarak dengan teman atau juga orang-orang terdekat dan memberitahukan mereka mengenai diagnosis Anda agar mereka juga bisa waspada pada penyakitnya.
  4. Jika gejala demam muncul sakit kepala, gatal-gatal, serta nyeri sendi maka sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter. Biasanya dokter akan memberikan obat-obatan untuk membantu mengatasi sebatasa gejala yang Anda keluhkan saja.

Jika memang ada yang mengalami gejala campak jerman seperti yang dijelaskan diatas dan sedang hamil sebaiknya lakukanlah pemriksana ke dokter. Biasanya penyakit campak jerman biasanya bersifat ringan pada anak-anak dan biasanya seringkali bisa dirawat sendiri dirumah. Pantaulah suhu anak Anda dan sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter jika anak menderita demam tinggi. Untuk membantu mengatasi ketidaknyamanan pada anak, maka bisa memberikan obat acetaminophen atau bisa juga dengan memberikan ibuprofen dalam membantu meringankan demam atau juga mengurangi sakit kepala yang terjadi.

Pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan pemberian vaksin Rubella. Vaksin rubella adalah salah satu bagian dari imunisasi yang paling rutin dan teratur untuk anak-anak. Vaksin rubella ini dinamakan dengan istilah MMR dan baisanya diberikan pada anak yang berusia 12 bulan-15 bulan. Kemudian vaksin kedua biasanya diberikan pada anak disaat mereka menginjak usia 4 tahun-6 tahun.

Perawatan penyakit campak adalah ;

  1. Penderita infeksi campak biasanya harus beristirahat yang cukup. Minum banyak cairan dan juga minum obat penurun demam. Tidak ada perawatan yang lebih khusus dilakukan dalam mengobati penyakit campak ini.
  2. Disaat seseorang bisa menularkan penyakit campak, maka sangat penting agar ia tetap berada di dalam rumah.

Gejala Campak Jerman

Posted in Gejala Campak | Tagged , , , , , | Leave a comment

Gejala Campak

Gejala CampakPenyakit Campak merupakan penyakit virus yang sangat menular dan sering ditemukan. Masa inkubasi diikuti dengan gejala prodromal berupa demam, pilek, konjungtivitis dan batuk. Campak mungkin berhubungan dengan gangguan mekansme sistem imun, terutama limfopenia.

Gejala Campak

Gejala Campak

Penyakit Campak

Jenis kuman yang dianggap sebagai komplikasi campak amat pada kepadatan penduduk tempat penderita tinggal dan populasi kuman yang biasa muncul di dalam masyarakat.

Pada beberapa anak, Gejala Campak mungkin terjadi gangguan ringan pada fungsi jantungnya atau gangguan pencernaan yang tidak berat. Yang harus ditakuti ialah radang pada selaput otak (encephalomyelitis) yang dapat muncul 14 hari setelah infeksi campak muncul. Diawali dengan panas yang kembali timbul, sakit kepala, muntah-muntah dan leher anak kaku. Ibu yang telah mempunyai beberapa anak sudah mengenal gejala dan tanda penyakit campak. Memang tida semua bercak-bercak merah pada kulit wajah, leher dan seluruh tubuh berarti campak. Ada lebih dari lima penyakit yang menyerupai campak.

Gejala campak berupa demam, timbul pilek hebat yang disertai timbulnya kemerahan pada mata. Anak silau menetap cahaya, mata berair yang sangat mirip dengan sakit mata merah.

Penyakit campak sendiri tidak berbahaya. Penyakit itu sembuh sendiri dengan atau tanpa komplikasi. Kematian terjadi jika komplikasi menjadi buruk ketika kondisi tubuh anak pun buruk. Anak-anak kurang gizi yang sedang mengidap penyakit TBC dan yang sakit-sakitan, lebih sulit menghadapi komplikasi campak yang dideritanya. Ini karena pada penyakit campak, daya tahan tubuh menjadi sangat menurun. Jadi, kemungkinan terserang berbagai jenis bibit penyakit semakin mudah.

Harus diingat bahwa penyakit campak merupakan salah satu jenis penyakit dengan kategori serius yang bisa dengan mudah ditularkan lewat udara. Imunisasi secara efektif yang dilakukan sebagai bentuk pencegahan penyakit campak harus dilakukan. Dan semua anak juga atau orang dewasa yang lahir pada dan setelah tahun 1966 maka mereka harus mendapatkan vaksinasi atau imunisasi dengan 2 dosis vaksin MMR jika memang masih belum mempunyai sistem kekebalan.

Gejala campak selanjutnya dari gejala awal adalah sampai sekitar 1/3 penderita penyakit campak biasanya akan mengalami komplikasi yang termasuk ke dalam sakit telinga, penyakit diare, penyaki pneumonia dan kemungkinan membutuhkan rawat inap. Paling tidak dari setiap 1000 penderita penyakit campak terkena atau terserang penyakit ensefalitis atau pembengkakan pada otak.

Penyebab Campak

Penyebab dari penyakit campak adalah karena virus campak yang bisa menjadi sangat menular. Virus ini biasanya banyak ditemukan di dalam lendir di hidung dan juga di dalam tenggorokan mereka yang menderita penyakit campak. Oleh sebab itulah, penyakit campak ini kebanyakan menular lewat saluran nafas, yakni disaat si penderita sedang besin, batuk atau juga disaat sedang berbicara. Biasanya ia akan menularkan infeksi penyakit campak pada orang lain. Penularan ini juga bisa saja terjadi disaat ada tetesan bersin, batuk yang tersentuh, dan juga tangan yang menyentuh tadi digunakan untuk mengucek mata, hidung, dan juga menyentuh mulut.

Namun hal yang harus diketahui adalah bahwa seseorang yang sudah mengalami penyakit campak, maka mereka biasanya akan mempunyai sistem kekebalan selama seumur hidup mereka. Oleh sebab itulah penyakit campak tidak akan muncul untuk kedua kalinya pada si penderita.

Komplikasi Campak

Komplikasi yang terjadi dari penyakit campak biasanya akan terjadi pada anak yang masih kecil dan terutama di golongan anak dengan kondisi kurang asupan nutrisi. Komplikasi ini juga bisa saja terjadi golongan anak dengan kasus defisiensi vitamin A. Adapun terjadinya komplikasi bisa terjadi dalam bentuk :

  1. Penyakit radang paru-paru atau yang disebut dengan istilah penyakit pnemonia.
  2. Radang yang terjadi pada saluran napas
  3. Infeksi pada telinga bagian tengah atau otitis media.

Ciri-ciri atau gejala campak yang sudah sembuh adalah jika bercak merah atau ruam sudah keluar dan demam turun dengan sendiri. Kemudian bercak merah ini akan berubah menjadi warna kehitaman dan akan bersisik yang disebut dengan istilah hiperpigmentasi. Pada akhirnya bercak-bercak tadi akan mengelupas dan rontok dan kemudian akan sembuh sendiri. Namun umumnya, yang dibutuhkan adalah waktu selama paling tidak 2 minggu sama si anak benar-benar dinyatakan sembuh dari sisa campak yang terjadi. Anjuran yang harus diikuti adalah tetaplah berikan obat yang sudah diresepkan oleh dokter dan menjaga asupan makanan anak dengan memberikan mereka makanan yang bergizi, nutrisi yang seimbang dan mendapatkan waktu istirahat yang cukup dan teratur. Sebaiknya jajngan beranggapan jika bercak merah sudah berkurang dan gejala dari penyakit campak ini sudah hilang itu artinya bahwa penyakit campaku sudah hilang. Anda harus tetap melanjutkan pengobatan sampai si anak sudah benar-benar sembuh.

Mencegah Campak

Cara pencegahan penyakit campak adalah dengan pemberian vaksin campak. Pemberian vaksin ini merupakan salah satu bentuk dari pemberian imunisasi pada anak secara teratur. Selain itu, vaksin ini biasanya juga diberikan dalam bentuk kombinasi dengan sakit gondongan atau penyakit campak jerman. Pemberian vaksin MMR yang disuntikkan ke dalam otot paha atau juga lengan atas. Dan jika hanya mengandung campak, vaksin ini biasanya diberikan pada usia 9 bulan. Dan dalam bentuk MMR, pemberian dosis pertama yang biasanya banyak diberikan pada anak berusia 12-15 bulan, dosis kedua kemudian diberikan pada usia 4-6 tahun.

Gejala Campak

Posted in Gejala Campak | Tagged , , , , , | Leave a comment

Gejala Gejala Campak

Gejala Gejala Campak – Campak adalah salah satu penyakit infeksi yang sering menyerang anak-anak kurang gizi. Penyakit ini disebabkan oleh virus dan cepat cara penularannya, biasanya terjadi dalam bentuk wabah.

Gejala Gejala Campak

  • Penderita menggigil dan demam diikuti dengan batuk-batuk, hidung dan mata berair
  • Perasaan lemah dan lelah
  • Kira-kira dalam 3 hari, ruam-ruam (bintil-bintil) besar berwarna merah kelihatan di kulit muka dan leher dan juga pada selaput lendir mulut
  • Bintil-bintil merah itu, tampak seperti serpih-serpih dedak yang kemerah-merahan dan biasanya tersebar di seluruh tubuh
  • Bila keadaannya parah, suhu badan naik sampai 40 derajat Celcius atau lebih dan penderita tersebut merasa sangat sakit
  • Biasanya teradi pembengkakan di sekeliling mata, juga terasa gatal pada kulit
Gejala Gejala Campak

Gejala Gejala Campak

Campak sangat cepat berjangkit. Virus penyebab campak ditularkan melalui cairan yang keluar dari mulut atau hidung, sementara si penderita bersin atau batuk. Gejala Gejala Campak ini kelihatan 7-14 hari sesudah terkena virusnya. Si penderita mulai bersin, ingusan, matanya berair dan sensitif terhadap cahaya. Penderita merasa lelah, tidak dapat tidur dan gelisah, demam, dan batuk kering, dada terasa sakit, kemudian kelihatan ruam merah pada kulit. Sebenarnya kuman-kuman dan bakteri ini berusaha keluar melalui kulit. Dan ini adalah salah satu cara alam membersihkan tubuh terutama pada anak-anak.

Diagnosis Penyakit Campak

Diagnosis pada penyakit campak biasanya ditegakkan berdasarkan dari anamnesis dan juga lewat pemeriksaan fisik, pemeriksaan serologik atau juga lewat virologik yang bersifat positif yakni jika muncul demam tinggi dan terjadi dalam jangka waktu lama 38,50 derajat celcius atau juga lebih, kemudian disertai juga dengan adanya batuk, pilek, nyeri saat menelan makanan atau minuman, mata merah dan merasa silau saat terkena cahaya, serta disertai dengan adanya penyakit diare. Pada haris ke 4-5 mengalami demam, kemudian akan muncul ruam kulit dan biasanya akan didahului oleh suhu tubuh yang semakin meningkat dari sebelumnya. Pada kondisi ini kadang anak juga mengalami kejang demam. Saat ruam muncul kembali, batuk serta penyakit diare berubah menjadi semakin parah sehingga membuat anak mengalami sesak nafas atau juga mengalami dehidrasi.

Pemeriksaan Penyakit Campak

Pemeriksaan penunjang yang dilakukan adalah :

  1. Pemeriksaan darah tepi : biasanya bertujuan untuk mengukur jumlah leukosit yang normal atau juga meningkat jika memang ada suatu komplikasi dari infeksi bakteri.
  2. Pemeriksaan pada antibodi IgM anti campak.
  3. Pemeriksaan untuk komplikasi penyakit campak
  4. Ensefalopati atau ensefalitis yang dilakukan dengan memeriksakan cairan serebrospinalis, kadar elektrolit di dalam darah dan pemeriksaan analisis pada gas darah.
  5. Enteritis atau pemeriksaan feses secara lengkap
  6. Bronkopneumonia : biasanya dilakukan dengan pemeriksaan foto dada atau juga analisis pada gas darah.

Komplikasi yang terjadi pada penyakit campak adalah :

  1. Campak akan menjadi sangat berat untuk pasien dengan kondisi kesehatan gizi buruk dan dengan anak yang lebih kecil.
  2. Penyakit diare biasanya akan disertai dengan terjadinya dehidrasi
  3. Sakit telinga
  4. Laringotrakeobronkitis atau croup
  5. Brokopneumonia
  6. Ensefalitis akut
    Reaktifasi tuberkulosis
  7. Malnutrisi setelah terjadinya serangan penyakit campak
  8. Subacute sclerosing panencephalitis atau SSPE. Hal ini merupakan salah satu bentuk proses dari degeneratif suatu susunan syaraf pusat dengan semua gejala karakteristik yang terjadi deteriosasi pada tingkah laku dan juga intelektual. Dan biasanya juga disertai dengan terjadinya kejang-kejang. Hal ini disebabkan karena adanya suatu infeksi pada virus yang terjadi lebih menetap, dan selain itu juga muncul selama beberapa tahun setelah infeksi terjadi merupakan salah satu bentuk komplikasi dalam bentuk penyakit campak onset yang lambat.

Pengobatan Campak

Pengobatan penyakit campak adalah :

  1. Pemberian jenis cairan yang cukup
  2. Pemberian makanan dengan kadar kalori yang sesuai serta jenis makanan yang harus disesuaikan dengan tingkat dari kesadaran dan juga dari adanya suatu komplikasi.
  3. Suplemen nutrisi
  4. Pemberian antibiotik yang diberikan jika memang terjadi infeksi secara sekunder
  5. Anti konvulsi jika memang terjadi kejang
  6. Pemberian vitamin A

Pencegahan yang dilakukan adalah dengan memberikan imunisasi penyakit campak dan termasuk ke dalam program imunisasi nasional yang dimulai sejak tahun 1982. Angka dari kecukupan imunisasi ini akan mengalami penurunan kurang dari 80%, dan selama 3 tahun terakhir sampai masih terjadi dan dijumpai pada daerah kantong yang beresiko tinggi dari transmisi virus penyakit campak. Di Indonesia sendiri pemberian vaksin atau imunisasi biasanya diberikan pada usia 9 bulan. Dan dengan pemberian imunisasi pada penyakit campak ini diharapkan sekali bisa membantu mencegah anak agar tidak terserang penyakit campak, atau paling tidak membantu mengurangi resiko mengalami komplikasi penyakit campak.

Perawatan Gejala Gejala Campak :

  1. Untuk mencegah penyerang dan penularan penyakit ini dilakukan vaksinasi campak
  2. Bila penyakit ini sudah terkena, sebaiknya ditangani oleh dokter

Pengobatan Gejala Gejala Campak

Bahan-Bahan :

– 120 gram daun pegagan segar
– 2 gelas air

Cara Pemakaian :

– Daun pegagan segar di cuci bersih
– Kemudian rebus dengan 2 gelas air hingga tersisa separuhnya
– Setelah dingin, lalu disaring dan minum
– Lakukan sehari 2 kali sampai penyakit sembuh.

Gejala Gejala Campak

 

Posted in Gejala Campak | Tagged , , , , , | Leave a comment